SUDAH LAMA KITA TAK MELIHAT LANGIT

April 25th, 2006

LAMA SUDAH KITA TAK LIHAT LANGIT
   
  ”Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, bergantinya siang dan malam, terdapat tanda-tanda bagi orang yang berfikir, (yaitu) orang yang senantiasa mengingat Allah kala berdiri, duduk dan saat berbaring. Dan senantiasa merenungkan tentang penciptaan langit dan bumi (lalu berkata) ”Robb kami, tidaklah Engkau ciptakan semua ini sia-sia, Maha Suci Engkau, maka jauhkanlah kami dari siksa neraka.”
  (Quran Al Karim, Surah Ali Imran : 190 – 191)
   
  Sayang, sudah lama langit kita berkabut debu polusi
  Sehingga sudah lama pula kita tak bisa lihat gemintang
  Padahal dibandingkan ribuan bintang yang tersebar di seluruh andromeda, betapa kecilnya kita, jadi masihkah tersisa ruang untuk angkuh dan sombong
   
  Sayang, sudah lama langit kita tertutup tembok-tembok tinggi menjulang
  Sehingga sudah lama pula kita tak belajar dari keagungan angkasa
  Pernahkah terfikir jika bulan pernah iri dengan mentari ?
  Atau Jupiter inginkan cincin Saturnus ? Dan Mars ingin dahului Bumi ?
  Sungguh mereka menyadari penuh arti dan posisi mereka, jadi mengapa masih ada hasud dan dengki pada hati
   
  Sayang, sudah lama langit kita terhalang oleh bias gemerlap neon
  Sehingga sudah lama pula kita tak belajar dari ketertiban semesta.
  Tak terbayang membekunya bumi jika surya tak mau lagi menyapa
  Kepatuhannya pada Sang Pencipta membuat dia masih menyapa di pagi hari kita.
  Ahh, lalu bagaimana dengan kita, yang merangkai hari dengan mimpi dan formalitas materi
   
  Sayang, sudah lama kita tak bisa tengadah angkat tangan ke langit
  Sehingga sudah lama pula hati tak belajar dari luasnya jagad raya
  Pernahkah kita buat cita-cita menembus batas ruang dan waktu
  Yang menjulang menembus langit,
  Tersebar bersama debu-debu meteroid
  Lalu sampai dan menggetarkan arsy,
  Menjemput kita saat jiwa terlepas dari raga
  Melayang, diangkat kesana, ke langit tinggi,
  Menemui Sang Pemilik Langit dan Bumi
   
  Robb, Sungguh Tidaklah Engkau Ciptakan Semua ini Sia-sia …
  Maha Suci Engkau
  Maka Jauhkan kami dari Siksa Neraka
   
  Amin
   
  (Original Writing by Reza Ervani)

CAT: THX FOR MY FRIEND JAHAN WHO HAS SENT ME THIS E-MAIL, I FORWARD THIS TO ALL MY FRIENDS, NO MATTER U’RE A MOSLEM OR NOT THIS IS A WAY TO RE-CHARGE OUR THOUGHTS LIKE A MEDITATION.