perjalanant bete coz gue ga tau
Last week, gue pergi ke jojga buat raker ICT. Sempet bete coz gue ga tau kalo rakernya dicepetin dan gue dah terlanjur pesen tiket pesawat hari senin dan ga bisa dirubah. But anyhow, cukup menyenangkan coz jadinya gue bisa sedikit cerita di blog ini.
Firstly, pastinya soal transportasi. It’s my first flight. dan kemaren tuh pulang perginya bener2 bumpy ride. gue sempet2nya gitu mikir…waduh jgn2 gue ngalamin ‘Final Destination’ .. MAK!!!
Saking stresnya gue sampe tidur (hihiihi ada ya orang stres malah tidur), tapi yang parah mah waktu flight kembali ke jkt, coz gue kebelet pepsi, dan waktu lg pepsi di lavatory planenya tiba2 ada turbulance, slamet deh dengan hati dag dig dug gue nyelesin pepsi, n buru2 balik ke cabin pasang sabuk pengaman sekencengnya dan dengan sukses, sekali lagi sodara2, gue TIDUR hihihi.
Well cukup gila, bagus gue ga mabuk udara.
Then, perjalanan kabur dari P3G ngubek2 bantul, kota jogja trus ke wonosari, pantai baron trus nginep semalem di gunung kidul, trus balik lagi ke jogja (’shop til u drop’ bgt deh gue). Wah kalo ni agak panjang. Hari pertama nyampe jogja gue langsung berburu daster dan celana batik di malioboro trus jalan2 nengok neneknya Ika (my friend, dan satu2nya cewe setelah gue di red jugaguru.com) di bantul (salah satu perjalanan yang cukup bikin miris coz gue bisa ngeliat langsung sisa gempa jogja, dan berfikir, Gosh, masih juga gue enak2n di jkt). Trus hari sabtu malam setelah penutupan acara raker gue cabut sama anak2 makan lesehan di alun2 kidul, deket pohon beringin kembar. nah kalo ini sempet bete lagi coz, makanan pesenan gue ternyata udah ga enak jadilah gue ga makan malam hiks…:(. Dan sedikit spooky experience juga. Eh, jadi inget kamar yang gue tempatin di jogja tuh rada spooky juga bow.. abis ngadepnya ke rimbunan pohon bambu dan waktu ue mandi malem kaya ada yang ngelempar pasir gitu ke jendela kamar mandi. padahal logikanya, kamar gue tuh di lt dua dan jendela kmr mandi kan tinggi so ga mungkin aja kan ada yang nyampe ngelempar pasir..?
Minggu paginya gue, ika, agung, hari ma dayat nganter Iko ke bandara, trus cabut ke wonosari, di perjalanan mobil sewaannya ngalamin sedikit kecelakaan, biasa serempetan… trus kita mampir ke pantai baron… wuihhhhh.. it’s good to go back to the beach. emang sih pantenya sempit tapi lumayanlah…. buat releasing stress. ga lama maen ke pante baron, trus kita brangkat ke gunung kidul… Wow!! keren…akhirnya bisa juga gue berpetualang lagi.. ngerasain mandi yang agak ‘ngerepotin’ (buat orng kota) coz kita mesti nimba dulu… secara anak2 cowo ga da yang mau nimbain… ih dasar jahat!! Tapi gue berhasil membuktikan pada mereka semua khukhukhukhu kalo gue bisa dan kuat nimba heheheheh!!! (Never underestimate my power guys)…..
wah udah mo abis pagenya.. tar dulu ya … (to be continued)
Kekasih Standar VS Kekasih Sejati
Kekasih standar selalu ingat senyum di wajahmu.
Kekasih sejati juga mengingat wajahmu ketika bersedih.
Kekasih standar akan membawamu makan makanan yang
enak-enak.
Kekasih sejati akan mempersiapkan makanan yang
kamu suka.
Kekasih standar setiap detik selalu menunggu
telpon dari kamu.
Kekasih sejati setiap detik selalu teringat ingin
menelponmu.
Kekasih standar selalu mendoakanmu kebahagiaan.
Kekasih sejati selalu berusaha memberimu kebahagiaan.
Kekasih standar mengharapkan kamu berubah demi dia.
Kekasih sejati mengharapkan dia bisa berubah untuk
kamu.
Kekasih standar paling sebal jika kamu menelpon
waktu dia tidur.
Kekasih sejati akan menanyakan kenapa sekarang
kamu baru telpon?
Kekasih standar akan mencarimu untuk membahas
kesulitanmu.
Kekasih sejati akan mencarimu untuk memecahkan
kesulitanmu.
Kekasih standar selalu bertanya mengapa kamu
selalu membuatnya sedih?
Kekasih sejati akan selalu menanyakan diri sendiri
mengapa membuat kamu sedih?
Kekasih standar selalu memikirkan penyebab perpisahan.
Kekasih sejati memecahkan penyebab perpisahan.
Kekasih standar bisa melihat semua yang telah dia
korbankan untukmu.
Kekasih sejati bisa melihat semua yang telah kamu
korbankan untuknya.
Kekasih standar berpikir bahwa pertengkaran adalah
akhir dari segalanya.
Kekasih sejati berpikir, jika tidak pernah
bertengkar tidak bisa disebut cinta sejati.
Kekasih standar selalu ingin kamu disampingnya,
menemaninya selamanya.
Kekasih sejati selalu berharap selamanya bisa
disampingmu, menemanimu.
“Tubuh menjadi rahim tempat jiwa menghuni
didalamnya; sampai genap umurnya. Dan manakala ia
telah membumbung jauh, maka rahim itu pun kembali
seperti sedia kala…”
PS: I just wish that I could give lots of happiness to those I love very much, my mom, my dad, my gramps, my sis n bro as well as the one who about to be my hubby. But now, I can’t decide still, to accept the proposal or not, coz in my head and heart someone has taken the place. Not until he return it to me shall I give my vow to my hubby-to-be…
Uncategorized | Comments (4)Quiz Result from Tagged.com
Last………
Last Sms to?
Last SmS from?
Last movie did u watch?
Last magazine did u read?
Last song did u hear?
Last person did u meet?
Most favourite moment today?
Most wanted food today?
Saddest time on this week?
Most wanted person today?
find me at http://tagged.com/nice_uchi3
Have U prayed already?
Assalamu’Alaikum Wr. Wb.
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi
Maha Penyayang…
Rasulullah SAW bersabda,”Jika kau membaca 2
kalimah syahadah dengan sekali keyakinan saja,
maka surga akan menantimu”.
Rasulullah SAW bersabda, “Seorang wanita yang
mambuka auratnya atau bahkan mengenakan pakaian
yang ketat, tidak akan mencium wanginya surga
selama lebih dari 500 tahun”.
Rasulullah SAW bersabda, “Aku hanya mengutuk 3
jenis orang;
1.Yang tidak menjaga orang tua mereka ketika tua
2.Yang tidak mengambil hikmah dari bulan Ramadhan
yang diberkahi
3.Yang tidak mengucapkan
‘Salallahu-Alaihi-Wa-Aalihi-Wasallam’ ketika
namaku disebutkan“.
“Heran ya…betapa mudahnya orang mengabaikan
Allah…dan mereka terheran-heran bagaimana dunia
menjadi hancur”.
“Mengapa ya…kita percaya pada apa yang tertulis
di Al-Qur’an…tapi mempersoalkan yang tertulis di
dalamnya”.
“Anehnya…bagaimana setiap orang ingin masuk surga
yang disediakan,tapi…mereka tidak
mempercayai,berfikir,berkata,atau melakukan apa
pun yang tercantum dalam Al-Qur’an”.
“Bagaimana orang bisa berkata…’Aku percaya kepada
Allah’…tapi masih mengikuti setan [Yang juga
percaya kepada Allah]”.
“Lucu ya…kita bisa mengirim ribuan lelucon
melalui e-mail dan mereka menyebar seperti
api…tapi ketika kamu mengirimkan pesan tentang
Allah,orang akan berfikir 2 kali untuk
menyebarkannya”.
“Bagaimana orang begitu berbondong-bondong setiap
hari Jumat mengingat Allah…tetapi jadi muslim yang
tidak terlihat di sisa minggunya”.
“Bagaimana ketika Anda meneruskan pesan ini, Anda
tidak akan mengirim kepada beberapa orang yang ada
dalam daftar alamat Anda karena Anda tidak begitu
yakin apa agama mereka, atau apa yang akan mereka
fikirkan tentang Anda atas kiriman Anda pada mereka”.
“Memang mengherankan…bagaimana kita bisa lebih
bimbang akan apa yang orang fikirkan tentang
kita…daripada apa yang Allah fikirkan tentang kita”.
“Apakah Anda akan mengirim pesan ini kepada orang
yang Anda sayangi, atau tidak?”.
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi
Maha Penyayang…
Selama 60 detik ke depan, hentikan apa pun yang
Anda kerjakan dan ambil kesempatan ini. [Hanya
perlu 1 menit], yang harus Anda lakukan adalah…;
Panjatkan do’a untuk sluruh kaum Muslim yang
mengirimi Anda pesan ini. Lalu, kirim pesan ini
kepada teman-teman Muslim yang Anda ketahui.Dalam
beberapa detik, ramai Muslim yang akan berdo’a
untuk Anda dan Anda akan meramaikan lagi Muslim
yang akan berdo’a untuk sesama
Muslim.Kemudian..berhenti dan fikirkan, muliakan
kekuatan Allah pada hidup Anda, untuk melakukan
apa yang dikehendaki oleh-Nya.
What do u mean?
gue akui cowo itu termasuk makhluk langka yang jelas2 susah banget dimengerti. Nah kebetulan hari ini gue nemuin satu artikel yang sedikit memberikan clues and cues dari kalimat2 yang suka diomongin sama cowo hehheheeh, buat para cewe… it definitely helps u to figure out what he said to u well for some kinda thing… bon appetite.
He says: Jadi, kita mungkin bisa bersama atau
yang sifatnya seperti itu?
He means: Saya kira kamu sangat menarik dan ingin mengajakmu keluar. Tapi saya
terlalu takut untuk mengatakannya.
He says: Kamu sungguh-sungguh wanita yang manis
He means: Kamu tak akan pernah melihat saya lagi
He says: Kita berteman saja ya
He means: Kamu bukan tipe saya, tapi bisakah saya jadi teman terbaikmu?
He says: Saya akan menelponmu
He means: Saya sungguh-sungguh ingin menelpon kamu, tapi saya takut kamu akan
langsung bilang ya. Lalu kita pergi kencan, lalu kamu mulai membahas
pernikahan, punya anak, aduhhh…
He says: Kita berkencan
He means: Kita habiskan minimal
lima
malam bersama, setidaknya dalam semalam berakhir
dengan kontak seksual. Tapi tak ada hubungan yang mengikat
He says: Kita lihat saja nanti
He means: Tergantung pada kamu, dan wanita lain.
He says: Saya sungguh menyukai kamu
He means: Saya kira saya jatuh cinta padamu tapi jika saya ungkapkan kalimat
itu, saya tak akan bisa menariknya kembali.
He says: Saya kira harusnya kita berkencan eksklusif
He means: Saya takut jika saya tak bikin hubungan ini lebih permanen, kamu akan
mengencani orang lain
Jadi, tetep aja kan kita ga bakalan bisa ngertiin cowo!!!
5 Sign Of Love and Lust
5 perbedaan antara cinta sejati dan cinta
sesaat.
Cinta sesaat, jika:
1. Perhatian Anda hanya tertuju ke penampilan dan bodi-nya saja. Mungkin bahkan
sebelum mengetahui namanya, Anda sudah membayangkan bagaimana keindahan
tubuhnya tanpa busana atau apa rasanya bercinta dengan si dia.
2. Anda tak peduli apapun yang dikatakannya. Anda hanya akan menghabiskan waktu
jika dapat bercinta dengannya. Jika ia meminta Anda melakukan sesuatu, Anda
akan mengatakan bahwa Anda terlalu sibuk. Namun kala tengah bersamanya dan Anda
berdua tak bercinta, Anda langsung membayangkan wanita lain. That’s definitely
lust, baby!
3. Anda menginginkan sex darinya. Bagi Anda, komunikasi bukanlah hal yang
penting. Mungkin Anda malah dapat menghilang berhari-hari tanpa memberi kabar
apapun pada si dia, kecuali ketika Anda butuh bercinta lagi dengannya.
4. Bagi Anda, si dia hanya jadi "barang pameran". Ketika sedang
kumpul bersama sohib-sohib, Anda meneleponnya tengah malam dan memintanya
datang dengan tujuan hendak memamerkan si dia kepada sohib-sohib Anda.
5. Anda pergi begitu saja setelah bercinta. Ketika menghabiskan waktu satu
malam bersamanya, Anda bersikap sangat manis dan perhatian. Namun begitu pagi
menjelang, Anda langsung meninggalkannya begitu saja tanpa ciuman selamat pagi
atau memberinya pelukan hangat dan hanya mengatakan bahwa sudah waktunya Anda
pergi.
Cinta sejati, bila:
1.
Ada
rumus kimia antara Anda dan si dia. Anda selalu lupa
waktu ketika bersamanya dan waktu berlalu serasa terbang. Anda juga merasa
nyaman mendengarnya bercerita ataupun berkeluh kesah tentang kegiatannya
sehari-hari. Sinyal-sinyal cinta Anda berdua dapat dilihat secara nyata oleh
orang-orang di sekeliling.
2. Anda menemukan sisi baik dari dirinya. Walaupun si dia tak mengenakan
make-up atau muncul di hadapan Anda dengan wajah baru bangun tidur, Anda merasa
si dia tetap cantik bagi Anda.
3. Anda ingin menghabiskan waktu dengannya. Anda ingin selalu bersamanya baik
ketika sedang bercinta ataupun tidak. Walaupun ia mengatakan bahwa ia sedang
tidak mood bercinta, Anda tetap betah berada di sampingnya.
4. Anda merasa si dia adalah masa depan Anda. Anda merasa kosong tanpa
kehadiran dirinya. Anda juga merasa si dia adalah satu-satunya gadis yang Anda
idamkan bahkan Anda berencana untuk menikahinya. Apapun rencana yang hendak
Anda buat, pasti Anda diskusikan dengannya. Bagi Anda, dialah segalanya.
5. Anda memperkenalkannya kepada keluarga Anda. Sangat penting bagi Anda,
keluarga besar Anda menyukai sang gadis dan Anda juga berupaya agar si dia
nyaman berada di tengah orang-orang terdekat Anda.
So, bagaimana? apakah pasangan kalian udah jadi cinta sejati atau masih ‘LUST’ (*___*)?
Denias:Senandung Diatas Awan
Denias, anak seorang petani suku di pedalaman tengah Papua yang selalu
bersemangat dan ingin bersekolah. Dunia Denias adalah dunia sederhana, bermain
dan bersekolah selain membantu Bapak di ladang
Agar bisa tetap sekolah, Denias pergi meninggalkan rumah. Meskipun sangat jauh
dan banyak rintangannya, Denias terus mengejar cita-citanya. Di tempat yang
dituju, perjuangan Denias belum selesai, Sebagai anak suku biasa, Denias tidak
mungkin boleh bersekolah di sekolah fasilitas itu. Perkenalannya dengan Enos
membuat Denias bisa masuk ke dalam halaman sekolah dan berupaya memetik
pengetahuan dengan caranya sendiri
Apakah kegigihan dan semangat Denias menghadapi rintangan yang ada membuatnya
putus asa?
Apakah Denias bisa sekolah lagi?
Yang anda baca diatas adalah resensi dari film Denias, yang baru semalam
saya tonton. Tadinya sempat ada keraguan mengenai layak tidaknya film ini saya
tonton mengingat banyak film Indonesia yang sekarang kurang layak untuk ditonton, tapi begitu saya keluar dari gedung
bioskop saya sadari bahwa saya salah, sangat salah. Film ini sungguh-sungguh
sangat membuat saya berfikir dan mengenang kembali masa-masa ketika saya masih
mengajar di sebuah sekolah swasta dan juga mengajar di sebuah tempat kursus.
Bisa dibilang, saya adalah pengajar dari dua bidang, formal dan nonformal. Yang
pastinya mengalami hal yang berbeda ketika saya berhadapan dengan murid-murid
saya yang berasal dari kehidupan dan latar belakang yang berbeda.
Saya pernah menjadi Pak Guru (yang diperankan oleh Mathias Muchus) yang
peduli akan pendidikan anak-anak, namun harus memilih meninggalkan mereka
ketika kehidupan saya yang lain memanggil (well salah satunya memilih menjadi seorang pns). Saya pernah menjadi Maleo (Ari
SIhasale) yang bukan seorang guru betulan melainkan seorang tentara (dalam
kasus saya saya adalah guru tanpa sertifikasi akta 4) tapi berusaha membuat
anak-anak kembali belajar dan bersemangat untuk belajar dengan cara mengajak mereka naik helikopter (hihihi
saya jadi ingat ketika untuk membuat anak-anak yang malas masuk kelas dan
belajar, saya harus membuat permainan yang membuat mereka belajar tanpa mereka
menyadarinya bahkan kadang-kadang membuat kuis berhadiah yang kalo dipikir2 bisa bikin bangkrut, tapi kepuasan yang saya dapatkan jauh membuat saya menikmati rasanya jadi bangkrut hehehehe), dan saya pun pernah merasakan perjuangan Ibu Sam (Marcella
Zalianty) untuk mendapatkan kesempatan bagi Denias untuk bisa bersekolah
(sekali lagi dalam kasus saya, saya berusaha mendapatkan kesempatan untuk anak
yang hampir di DO dari sekolah). Semua itu membuat saya kembali berfikir akan
tujuan saya sekarang.
Sekarang saya berada di jajaran struktural pendidikan. Ketika saya masuk
kedalamnya dulu, saya berharap lebih banyak Denias-denias diluar sana mendapatkan
kesempatan untuk mengecap pendidikan. Mungkin bukan harapan tapi lebih
merupakan suatu impian yang ingin sekali saya wujudkan. Dan saya menyadari
bahwa ternyata bukan hanya saya yang memiliki keinginan seperti itu, tapi juga
para Tutor baik KF, Kejar Paket A, B, dan C, kemudian para Pamong Belajar. Hal yang menyentuh salah satunya adalah ketika gempa menghancurkan sekolah darurat desa Denias dan Kepala suku besar tidak mengizinkan Maleo membangun sekolah di tanahnya. Inilah salah satu realitas yang ada di kehidupan kita. Paa pengajar terkadang terbentur pada keadaan yang tidak kondusif. Seperti kasus tukar guling smp 56, atau yang terjadi pada kasus saya dulu, gereja menyetop pemakaian lahannya sebagai sekolah sehingga kami harus menghentikan penerimaan siswa baru dan sementara menumpang di lahan sekolah lain yang masih satu yayasan. Para pendidik juga terbentur pada satu sistem, sistem yang tidak tertulis,
seperti yang dikatakan oleh Noel (teman Denias yang merupakan anak kepala suku besar
yang sombong) bahwa pendidikan hanya bisa dikecap oleh mereka yang memiliki
banyak uang. Ini adalah hasil kolonialisasi dibidang pendidikan. Ingatkah kita
ketika dulu Belanda masih menjajah kita, hanya anak-anak raja saja yang bisa
belajar sampai tingkat tinggi, dan itu persis tercermin ketika Denias dicibir
oleh ayah dan teman-temannya bahkan para guru disekolah fasilitas dikota tempat
ibu Sam mengajar, tentang keinginannya untuk belajar di kota dibalik gunung.
Yang terpenting yang saya ingat adalah semangat Denias yang tidak
habis-habisnya, bahkan dia kabur dari rumahnya dan menempuh perjalanan empat
hari untuk bisa sampai kekota melewati hutan. Dan benda yang dia bawa hanyalah seragam
sekolah pemberian Maleo, bola sepak dan sebuah peta Indonesia (semuanya merupakan simbol-simbol terpenting dalam film ini) yang pernah diajarkan
oleh Maleo yang terbuat dari karton dan ditempelkan pada selembar karung.
Nantinya karena peta dari karton inilah yang membuat Ibu Sam tertarik untuk
dapat menyekolahkan Denias kembali. Dalam kasus saya, Denias-denias saya adalah Lia, Shiro, Albrt, Lindha, dan semua anak SMK Budaya 2, anak-anak yang pernah saya temui di jalanan, terutama para pengamen cilik yang setia menemani saya pulang malam hari yang semuanya selalu saya cintai.
Jadi, saya berharap para pendidik dan tentunya para pejabat yang benar-benar
cinta akan dunia pendidikan, setelah menonton film ini dapat suntikan semangat
untuk bisa meningkatkan mutu pendidikan.
Ps: saya ingat saya pernah melihat foto Pak Fasli dan anak-anak di Papua
(walau lupa lihatnya dimana), saya berharap itu bukan sekedar foto yang dapat
terhapus dari sejarah namun merupakan pemicu semangat para pendidik agar tidak
padam untuk terus menciptakan Denias yang kokoh tegar seperti Elang dan memicu semangat anak-anak untuk dapat sekolah seperti Denias.
Film | Comment (0)